Dua Bayi di Kota Batam Ini Alami Gizi Buruk, Memprihatinkan Sekali...

Dikatakannya, secara keseluruhan Batam tidak masuk daerah yang rawan gizi buruk. Namun demikian, pihaknya tetap melakukan sosialisasi, terutama di daerah hinterand atau pesisir. Letak daerah yang jauh dari kota ditakutkan balita tidak mendapatkan asupan gizi yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
"Kita rutin sosialisasi ke hinterland, memberikan edukasi tentang pemenuhan gizi balita. Tujuannya agar balita bisa tumbuh dan terhindar dari gizi buruk. Selain itu, juga melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada balita," ungkap pria yang juga berprofesi sebagai dokter kandungan ini.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Seilekop, Erizal mengaku petugas dari puskesmas tersebut sudah dua kali turun untuk memantau dan konseling terhadap anak tersebut. "Tim sudah turun. Tapi untuk informasi lebih lanjut langsung ke Dinas Kesehatan saja," pungkas Erizal. (jpg)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menemukan dua kasus bayi yang mengalami gizi buruk atau malnutrisi tahun ini. Dua bayi tersebut, yakni Wiska
Redaktur & Reporter : Budi
- Gemerlap Danantara
- Kementrans Siapkan Barelang Jadi Pilot Project Kawasan Transmigrasi Terintegrasi
- DPR Bentuk Panja Usut Mafia Lahan di Batam, Pengamat: Panggil Menteri ATR/BPN
- Hasil Seleksi Administrasi PPPK Tahap II Batam, 322 Pelamar tak Lulus
- Ingin Jadikan Batam Pusat Investasi, Komisi VI DPR Bentuk Panja
- Balap Liar Kian Meresahkan, Polda Kepri Bertindak