Dua Bocah Tewas Terseret Arus Banjir di Medan

Manager Pusdalops BPBD Medan, M Yunus mengatakan, dampak banjir berasal dari luapan Sungai Babura yang mengalami kenaikan air hingga hampir dua meter. “Kami dari Tim SAR gabungan TNI, Polri dan BNPB mengevakuasi warga yang masih berada di rumah terjebak banjir,” kata Yunus.
Setidaknya, belasan warga terus dievakuasi aparat gabungan Kasat Sabhara Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar mengatakan, dalam evakuasi ini diturunkan tim sekitar satu kompi untuk membantu evakuasi.
”Sebanyak 19 orang warga terjebak banjir sudah berhasil di evakuasi. Semua proses evakuasi berlangsung dengan aman,” katanya.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet. Saat ini bersama Polsek Medan Baru, dibangun posko untuk korban banjir. Kepada masyarakat polisi mengimbau untuk tidak kembali ke rumah mengingat debit air masih akan bertambah menyusul air kiriman dari gunung.
Sementara, meski banjir di Kota Medan telah merenggut korban jiwa, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan belum ada menetapkan status bencana tanggap darurat. Tim Reaksi Cepat BPBD tetap melakukan pemantauan pada lokasi-lokasi rawan banjir, terutama pemukiman warga DAS Deli dan Babura.(dvs/prn/fac/ain/adz)
Bencana banjir yang melanda kota Medan, Sumatera Utara, sejak Jumat (1/12) hingga Minggu (3/12), menelan dua korban jiwa.
Redaktur & Reporter : Budi
- ASN Medan Dilarang Menambah Libur Lebaran 2025
- Pacar Minta Dinikahi, Edi Kesal, Nyawa Kekasih Melayang
- RUU TNI Disetujui DPR, Warga Medan Langsung Berbagi Takjil
- Bobby Nasution Batal Hadiri Pisah Sambut Walkot Medan, Gerindra: Jangan Dibesar-besarkan
- Kapolda Sumut & Ketua Bhayangkari Jenguk Bocah Korban Penganiayaan Asal Nias Selatan
- Kapolda Sumut Bantu Pengobatan Bocah Perempuan Korban Penganiayaan di Nias Selatan