Dua Korea Baku Tembak di Perbatasan
Sabtu, 30 Oktober 2010 – 23:16 WIB

Dua Korea Baku Tembak di Perbatasan
Sejumlah kepala negara bakal hadir, di antaranya, Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Forum itu juga disebut-sebut sebagai perhelatan terbesar yang dilaksanakan di Korea Selatan sejak Olimpiade Seoul 1988.
Ketegangan di perbatasan kedua negara memanas sejak Seoul menuduh Pyongyang menyerang kapal perang Korsel menggunakan tembakan torpedo Maret lalu. Dalam insiden yang dibantah oleh Korut tersebut 46 kru kapal perang Cheonan tewas.
Militer Korsel menyatakan tembakan dari pihak Utara mengenai pos penjagaan yang terletak sekitar 1.300 meter dari perbatasan. Tentara Korsel kemudian membalas dengan satu tembakan dan dua tembakan peringatan. Insiden saling tembak tersebut sebenarnya telah melanggar perjanjian gencatan senjata yang mengakhiri Perang Korea yang berakhir pada 1953.
Pasukan JCS menyatakan siap dikerahkan segera ke perbatasan jika diperlukan. "Kami belum bisa memastikan apa motif penembakan yang dilakukan oleh Korea Utara," terang seorang pejabat militer Korsel. Juru bicara JCS menambahkan bahwa Badan PBB pimpinan AS yang memonitor proses gencatan senjata kedua Korea segera mengirimkan tim investigasi hari ini (30/10).
SEOUL - Perbatasan Korea memanas. Militer Korea Utara dan Selatan kembali terlibat saling tembak di wilayah rawan konflik di perbatasan kedua negara.
BERITA TERKAIT
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI