Dua Mahasiswi Kabur dari Sekapan Begal, Darah Berceceran

Sementara Fitri yang lukanya tidak parah, diantar warga melapor ke Polres Malang Kota, pukul 04.00 pagi. Usai laporan, Fitri pun diantarkan polisi untuk mengobati lukanya di rumah sakit. Kemarin, keduanya sudah berada di rumah masing-masing.
Kepolisian geram dengan kasus yang menimpa kedua mahasiswi tersebut. Lantaran, modus yang digunakan pelaku sering terjadi dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Dari informasi yang dihimpun, dua pelaku yang ditangkap bernama Saiful dan Manan. Keduanya berumur sekitar 30 tahun, asal Kacuk Kelurahan Kebonsari Kecamatan Sukun.
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menyatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan kasus tersebut. Dia membenarkan pelaku sudah ditahan petugas. Saat ini pihaknya masih memburu sejumlah pelaku lain yang diduga satu jaringan. ”Masih kami kembangkan dulu,” kata Asfuri singkat. (jaf/riq)
Dua mahasiswi di Kota Malang dicegat begal yang mengaku-mengaku korban penabrakan, ternyata hanya modus.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Kasus AKBP Fajar Cabuli Bocah, Mahasiswi Bernama Stefani Jadi Tersangka
- Prancis Apresiasi Polres Tanjung Priok Tangkap Pelaku Pembegalan Warganya
- Mengaku Korban Begal, Pria di Sukabumi Bawa Kabur Uang Perusahaan Rp 504 Juta
- Dikejar Korbannya, Jambret Tabrak Angkot, Apes
- Ternyata Ini 2 Begal yang Beraksi di Setiabudi Bandung
- Kawanan Begal Sadis Beraksi di Sukabumi, Duit Rp 504 Juta Raib