Dua Nama Ini Berpotensi Gantikan Santoso

Kendati begitu, Boy Rafli Amar tidak ragu bahwa terbunuhnya Santoso akan memberikan goncangan yang besar bagi anak buahnya yang tersisa. Meski demikian, hal itu belum tentu menurunkan kualitasnya dari kelompok tersebut.
"Kuantitas berkurang betul, tapi kualitas belum tentu," ujarnya dalam Konferensi Pers di Humas Mabes Polri, Jakarta kemarin.
Sebab, lanjutnya, kelompok Santoso memiliki doktrin yang cukup kuat di jajarannya. "Bagi mereka, mati itu bukan hal yang ditakutkan," imbuhnya
Selain itu, dia juga mengantisipasi adanya potensi serangan balasan. Baik dari kelompok Santoso, maupun dari kelompok-kelompok yang satu ideologi dengan Santoso di Indonesia. "Semua daerah kita monitor potensi-potensinya," ujarnya. (idr/far/byu)
JAKARTA - Polri khawatir muncul pemimpin baru kelompok teror Mujahidin Indonesia Timur (MIT) setelah Santoso tewas dalam kontak tembak Senin
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Polisi Berlakukan Contraflow di Jalur Nagreg Menuju Bandung
- Golkar Aceh Mendukung Program PP AMPG untuk Bersihkan 444.000 Rumah Ibadah di Indonesia
- Arus Balik Lebaran, ASDP Imbau Pemudik Beli Tiket Sebelum ke Pelabuhan
- Warga Bojongsoang Geger Temuan Mayat Bayi di Tumpukan Sampah
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Indonesia Diusulkan Dorong WTO Menyehatkan Perdagangan Global
- Polres Tanjung Priok Intensifkan Patroli Selama Libur Lebaran