Dua Negara Bagian di Australia Berlakukan Keadaan Darurat Virus Corona

Perdana Menteri Australia, Scott Morrison meminta warganya agar tetap tenang dan tidak panik berlebihan dalam belanja kebutuhan pokok sehari-hari.
Kepada media, PM Morrison dan beberapa menteri senior Australia telah meyakinkan warga bahwa status keadaan darurat bukan berarti untuk membuat warga menajdi panik.
"Keadaan darurat yang dikeluarkan negara bagian adalah untuk memberikan kuasa khusus bagi pemerintah guna mencegah penyebaran virus," ujar PM Morrison.
"Mari kita bersama-sama saling membantu, saling menghargai dan sama-sama mengurangi beban yang lain." kata Morrison.
Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne juga mengatakan warga Australia mengeluarkan himbauan yang sama.
"Ini tidak terjadi di sini saja, juga terjadi di negara lain. Ini tidak perlu dilakukan."
"Toko-toko itu tidak akan tutup atau pasokan akan menghilang," katanya.
Sekolah tetap buka
PM Morrison mengatakan pemerintah akan terus memantau apakah sekolah harus ditutup.
Hari Senin (16/3), dua negara bagian di Australia, yakni Victoria dan Kawasan Ibukota Australia (ACT) memberlakukan keadaan darurat sebagai respon terhadap pandemik virus corona
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang