Dua Tersangka Dugaan Investasi Bodong Rp 164 Miliar Akhirnya Ditahan Polisi
Jumat, 19 Maret 2021 – 22:01 WIB

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta. Foto: Antara Aceh/M Haris SA
Penghimpunan uang dari masyarakat dilakukan Yalsa Boutique tanpa memiliki izin usaha dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Desember 2019 hingga Februari 2021.
AKBP Erwan mengatakan kedua tersangka dijerat Pasal 46 Ayat (1) Undang- Undang RI Nomor 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.
"Serta Pasal 2 Ayat (1) huruf g, Pasal 3, dan Pasal 5 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang atau TPPU," kata AKBP Erwan.(antara/jpnn)
Polda Aceh resmi menahan dua tersangka kasus investasi bodong yang diduga dilakukan perusahaan penjualan pakaian dengan nilai mencapai Rp 164 miliar.
Redaktur & Reporter : Budi
BERITA TERKAIT
- PKPU Menjadi Harapan Terakhir Untuk Kembalikan Dana Nasabah PT Fikasa Group
- Selebgram Asal Bekasi Ini Diduga Terlibat Investasi Bodong
- Menhut dan Titiek Soeharto Kunjungi Titik Nol Sabang, Ikon Aceh untuk Negeri
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas
- 8 Orang Tewas Kecelakaan Selama Arus Mudik 2025 di Aceh