Dubes Inggris Lolos dari Bom
Selasa, 27 April 2010 – 07:51 WIB

TKP - Beberapa petugas forensik kepolisian Yaman tengah memeriksa TKP peledakan bom bunuh diri yang menargetkan rombongan Dubes Inggris di Sanaa. Foto: AFP/Getty Images.
SANAA - Serangan bom yang menargetkan diplomat dan kantor perwakilan asing kembali terjadi di Yaman, Senin (26/4) pagi kemarin. Kali ini, korbannya adalah Duta Besar Inggris untuk Yaman, Timothy Torlot. Tapi, dia berhasil lolos dari serangan yang menewaskan seorang pria, yang diduga kuat sebagai pelaku ledakan itu. Setelah insiden itu, Kedutaan Inggris yang terletak di Kota Sanaa lantas ditutup untuk umum. Pemerintahan Perdana Menteri (PM) Gordon Brown pun langsung menghimbau seluruh warga Inggris yang ada di Yaman untuk melipatgandakan kewaspadaan.
Saat ledakan terjadi, Torlot sedang dalam perjalanan menuju kantornya di gedung Kedutaan Inggris. Menurut Jubir Kedutaan Inggris, Chantel Mortimer, sang Dubes baru saja menghadiri rapat pagi di luar kantor. Sekitar 600 meter mendekati kantor, tiba-tiba sebuah bom meledak dan mengacaukan iring-iringan kendaraan yang mengawal diplomat berusia 53 tahun tersebut.
Baca Juga:
"Dubes selamat," tegas Mortimer, seperti dikutip Associated Press kemarin. Pernyataan senada dirilis oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Inggris di London.
Baca Juga:
SANAA - Serangan bom yang menargetkan diplomat dan kantor perwakilan asing kembali terjadi di Yaman, Senin (26/4) pagi kemarin. Kali ini, korbannya
BERITA TERKAIT
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos