Dukung Kawasan Ekonomi Khusus, Pelabuhan Bitung Dikembangkan
Sabtu, 06 Juli 2019 – 23:43 WIB

Kawasan Ekonomi Khusus Maloy. Foto: Kaltim Post/JPNN
“Untuk di pelabuhan Bitung eksisting itu kapasitasnya 1,5 juta TEUs, di KEK 600 ribu TEUs dan di Lembeh 600 ribu TEUS, sehingga total menjadi 2,7 juta TEUs,” kata Budi.
Sedangkan untuk biaya konstruksi tahap I yakni pengembangan pelabuhan eksisting adalah sebesar Rp. 1,08 triliun dan tahap II yaitu pengembangan KEK Bitung adalah sebesar Rp. 1,84 trilun.(chi/jpnn)
Melalui pengembangan Pelabuhan Bitung, pemerintah ingin memaksimalkan ekspor dan impor barang di Sulawesi Utara.
Redaktur & Reporter : Yessy
BERITA TERKAIT
- Sejak H-10 Lebaran, 352.019 Pemudik Tinggalkan Jawa menuju Sumatera
- Apresiasi Program Mudik Gratis Kemenhub, Riko Lesiangi: Bukti Kepedulian Pemerintah
- 800 Tiket Kapal Gratis Tujuan Sampit-Semarang Disiapkan Untuk Arus Mudik
- Kecelakaan Tol Ciawi, Politikus PKB Soroti Manajemen Sistem Angkutan
- Sampaikan Belasungkawa, Danone Pantau Perkembangan Kecelakaan di GT Tol Ciawi
- BKI Bersama Kemenhub Gelar Seminar The Fundamental of Ship Recycling