Dulu Mesra, Sekarang Demokrat Mencibir PAN

jpnn.com - JAKARTA – Politikus Partai Demokrat Ahmad Mubarok menyesalkan sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang terkesan ambisius mengejar jatah menteri di Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Sejak awal Demokrat memang tidak pernah setuju dengan langkah partai yang pernah dipimpin Hatta Rajasa tersebut untuk pindah koalisi.
“Tidak elok PAN seperti itu. Lebih tidak elok kalau dia masuk ke dalam kabinet saat reshuffle jilid II nanti,” kata Mubarok di Jakarta, Senin (30/11).
Menurut orang dekat presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, PAN yang diketuai oleh Zulkifli Hasan terlihat mengejar kekuasaan. Ia menganggap tindakan PAN itu terlihat sangat tidak terhormat.
Saat ditanya, apakah partainya akan pindah ke koalisi pendukung pemerintah, Mubarok secara tegas menyatakan penolakannya. Demokrat, kata dia, tidak tertarik bergabung bersama kabinet kerja pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla.
“Kami konsisten mendukung yang positif, tapi kalau melenceng kami kritisi,” tandas Mubarok.(flo/jpnn)
JAKARTA – Politikus Partai Demokrat Ahmad Mubarok menyesalkan sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang terkesan ambisius mengejar jatah menteri
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir Sampaikan Usulan Guna Mitigasi Kebijakan Tarif Resiprokal AS
- Soal Kebijakan Tarif Trump, Prabowo dan Pemimpin ASEAN Atur Strategi
- Peluang Pertemuan Mega-Prabowo Masih 50:50, Ray Rangkuti Singgung Hasrat Puan dan Dasco
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini