Dunia Dilanda Kelangkaan Vaksin, Menlu Retno Sampaikan Kabar Gembira untuk Rakyat Indonesia

“Kita lihat data WHO rata-rata 104 dosis vaksin diberikan per 100 orang di negara maju, yang berarti melebihi jumlah populasi, sementara 29 negara berpenghasilan rendah hanya memiliki dua dosis vaksin per 100 orang,” katanya.
Selain itu, katanya, di kawasan Amerika Utara dan Eropa vaksin yang diberikan mencapai 87,12 persen dan 91,21 persen dari jumlah penduduknya, sementara di Afrika baru 5,46 persen dan di ASEAN 27,97 persen.
“Jika ketimpangan ini terus terjadi, tidak diatasi, maka kita akan sulit membayangkan pandemi ini akan segera selesai,” tambahnya.
Oleh karena itu, kata Retno, akses vaksin yang setara terus disuarakan untuk semua negara di dunia, khususnya bagi negara berkembang, melalui peran Menlu sebagai salah satu Co-Chair di COVAX AMC Engagement Group --bersama dengan Menteri Kesehatan Ethiopia dan Menteri Pembangunan Nasional Kanada. (ant/dil/jpnn)
Dalam situasi pasokan vaksin COVID-19 yang langka saat ini, Menlu Retno mengatakan, tidak mudah untuk mengamankan pasokan
Redaktur & Reporter : Adil
- Kabar Gembira untuk PNS dan PPPK, Tuntas Sebelum Khatib Salat Idulfitri Naik Mimbar
- Kabar Gembira, Hamas Siap Menyerahkan Kendali atas Gaza
- Kabar Gembira untuk Honorer Lulus PPPK 2024, Dijamin Dapur Ngebul
- Sudah Ada Kabar Gembira untuk Honorer Lulus PPPK 2024, Alhamdulillah
- Kabar Gembira untuk Honorer, Status PPPK Paruh Waktu Hanya Sebentar
- Kabar Gembira dari Pak Sekda untuk Honorer yang Sempat Diberhentikan