Dunia Hari Ini: Gunung Berapi Aktif Terbesar di Dunia Mulai Meletus
Sudah ada ratusan warga Iran yang tewas
Komandan Divisi Angkatan Udara Pengawal Revolusi Iran, Jenderal Ali Hajizadeh, mengaku sudah lebih dari 300 orang tewas dalam kerusuhan selama aksi-aksi demonstrasi dalam dua bulan terakhir.
Namun angkanya berbeda dengan yang disampaikan aktivis hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat, yakni sudah menewaskan 451 demonstran dan 60 aparat keamanan, dan 18 ribu warga ditahan.
Aksi protes meletus setelah kematian Mahsa Amini (22 tahun) pada 16 September saat berada dalam tahanan polisi moral Iran, yang kini meluas dan dianggap sebagai upaya menggulingkan teokrasi Iran, yang telah berkuasa sejak Revolusi 1979.
Aparat keamanan di Iran telah menggunakan peluru tajam, peluru karet, dan gas air mata saat berhadapan dengan warga dan Iran menolak bekerja sama dengan misi pencarian fakta yang ditetapkan oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB.
Misteri pembunuhan di Idaho
Misteri pembunuhan empat mahasiswa Universitas Idaho, Amerika Serikat, pada 13 November lalu berlanjut, karena hingga kini belum terkuak siap pelaku dan apa motifnya.
Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah sewa yang dihuni lima mahasiswi tidak jauh dari kampus mereka di daerah Moscow, Idaho.
Pada malam kejadian, saat Madison Mogen, Kaylee Goncalves, Xana Kernodle dan pacarnya yang sedang berkunjung, Ethan Chapin, sedang tidur, seseorang merayap masuk ke dalam rumah.
Polisi memastikan keempatnya ditikam di tempat tidur. Sementara dua teman serumah tertidur lelap di lantai bawah bawah dan mereka mengaku tidak mendengar apa-apa.
Gunung berapi aktif terbesar di dunia mulai meletus. Anda sedang membaca Dunia Hari Ini dari ABC Indonesia, edisi Selasa, 29 November.
- Upaya Bantu Petani Indonesia Atasi Perubahan Iklim Mendapat Penghargaan
- Dunia Hari Ini: Tanggapan Israel Soal Surat Perintah Penangkapan PM Netanyahu
- Dunia Hari Ini: Warga Thailand yang Dituduh Bunuh 14 Orang Dijatuhi Dihukum Mati
- Biaya Hidup di Australia Makin Mahal, Sejumlah Sekolah Berikan Sarapan Gratis
- Rencana Australia Membatasi Jumlah Pelajar Internasional Belum Tentu Terwujud di Tahun Depan
- Dunia Hari Ini: Konvoi Truk Bantuan Untuk Gaza Dijarah Kelompok Bersenjata