Dunia Hari Ini: Penghapusan Bahan Bakar Fosil Tidak Disebutkan Dalam Draf COP28

Penurunan tajam jumlah pemilih Hong Kong
Pemilu distrik "khusus patriot" di Hong Kong yang melarang oposisi demokrat untuk ikut serta dalam pemungutan suara di tengah tekanan keamanan nasional memiliki rekor jumlah pemilih yang rendah sebesar 27,5 persen.
Ini karena banyak konstituen menolak pemilu yang dianggap tidak demokratis tersebut.
Penurunan tajam dalam jumlah pemilih sejak pemilu terakhir pada tahun 2019 terjadi setelah Beijing memberlakukan undang-undang keamanan nasional untuk menekan perbedaan pendapat dan merombak sistem pemilu demi menghalangi kaum demokrat dan kelompok liberal lainnya.
"Dapat dilihat kalau semua orang mulai merasa pemilu tidak ada artinya," kata Lemon Wong, salah satu dari sedikit anggota Partai Demokrat yang masih terlibat dalam politik daerah.
Para pemimpin dari negara-negara yang mendukung penghentian penggunaan bahan bakar fosil terkejut ketika rancangan teks COP28 tidak menyebutkan penghapusan bahan bakar fosil secara bertahap
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi