Dunia Hari Ini: Selesaikan Pembelian Twitter, Elon Musk Langsung Pecat Beberapa Petingginya

Awal pekan ini sekitar 80 orang warga etnis minoritas Kachin tewas dalam serangan militer Myanmar.
Sementara bulan Juli lalu militer Myanmar telah mengeksekusi tahanan politiknya.
Putin: Dunia dalam bahaya
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dunia saat ini berada di masa yang paling berbahaya sejak Perang Dunia kedua.
Dalam pidato di Valdai Discussion Club di Moskow, sebuah pertemuan para pakar mengenai Rusia, Putin mengatakan dia tidak menyesal mengirimkan tentara ke Ukraina.
Dia juga menuduh pihak Baratlah yang menyurut perang di Ukraina dan memainkan "pola geopolitik yang berbahaya, kotor dan berdarah" yang sudah menciptakan kekacauan di seluruh dunia.
"Masa bersejarah di mana dominasi Barat tidak terkalahkan dalam masalah dunia segera akan berakhir," kata Putin.
Bintang Arsenal ditusuk di Italia
Di Milan, Italia, satu orang dilaporkan tewas dan setidaknya lima orang lainnya, termasuk bintang sepak bola Arsenal, Pablo Mari, luka-luka dalam insiden penusukan di sebuah supermarket.
Media setempat melaporkan, penyerangnya berusia 46 tahun dan mengambil sebilah pisau dari rak sebelum secara membabi buta melakukan penusukan.
Kabar pembelian Twitter yang akhirnya difinalisasi Elon Musk hari ini, serta informasi pemulangan anak dan perempuan Australia dari kamp di Suriah mewarnai berita pilihan kami di Dunia Hari Ini, bersama dengan informasi lain dari Israel, Asia Tenggara, da
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang