Dunia Hari Ini: Serangan Israel di Gaza Menewaskan 12 orang

Iran hukum gantung dua pria
Yousef Mehrdad dan Sadrollah Fazeli Zare dieksekusi karena kejahatan penistaan, termasuk menghina agama Islam, nabi dan orang suci lainnya, menurut situs berita peradilan Mizan.
Situs tersebut melaporkan keduanya menjalankan puluhan platform online anti-agama yang menyuarakan kebencian terhadap Islam, promosi ateisme, dan penghinaan terhadap kesucian agama.
Amnesty International mengutuk eksekusi itu di halaman Twitter-nya.
"Eksekusi Yousef Mehrdad dan Sadrollah Fazeli Zare hari ini karena 'kemurtadan' menunjukkan tingkat terendah baru yang mengejutkan dari otoritas Iran dan hanya menambah status paria Iran," tulisnya.
"Mereka digantung semata-mata karena unggahan media sosial, yang merupakan sebuah serangan terhadap hak untuk hidup dan kebebasan beragama."
Mantan perdana menteri Pakistan ditangkap
Imran Khan ditangkap oleh Badan anti-korupsi Pakistan di halaman Pengadilan Tinggi Islamabad, hingga memicu bentrokan antara pendukungnya dan polisi yang menewaskan sedikitnya satu orang.
Penangkapan terjadi sehari setelah militer mengeluarkan teguran terbuka pada Imran, setelah mantan PM ini berulang kali menuduh seorang pejabat militer senior mencoba membunuhnya, serta upaya penggulingan dirinya dari kekuasaan didalangi oleh mantan kepala militer.
Pengadilan tinggi di Islamabad memanggil pihak berwenang untuk menjelaskan penangkapannya di halaman gedung pengadilan, yang memicu kerusuhan yang meluas, sementara partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) milik Khan meminta pendukungnya untuk "mengunci Pakistan."
Dari serangan Israel di Gaza yang menewaskan 12 orang, hingga tindakan balasan Tiongkok mengusir diplomat Kanada dari Shanghai, kami hadirkan sejumlah informasi dari berbagai negara di Dunia Hari Ini
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Presiden Macron: Serangan Israel di Beirut Tak Dapat Diterima
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi