Dunia Hari Ini: Topan Nanmadol Terjang Jepang, Dua Tewas

Belasan kali gempa susulan di Taiwan
Ratusan orang masih terjebak dan belum dievakuasi di kawasan pegunungan Taiwan, setelah gempa susulan mengguncang dan menghancurkan sejumlah jembatan, jalan, dan gedung.
Badan survei geologi Amerika Serikat mencatat 17 kali gempa sejak dua hari lalu.
Gempa-gempa susulan setelah dua gempa besar selama dua hari berturut-turut juga telah menyebabkan kereta keluar dari relnya, mencederai lebih dari 140 penumpang.
Di tahun 2016 gempa besar juga pernah mengguncang Taiwan yang menewaskan 100 orang dan gempa berkekuatan 7,3 SR berdampak pada dua ribu orang.
Enam anak terbunuh di Myanmar
Media lokal di Myanmar melaporkan setidaknya enam anak tewas dan 17 lainnya terluka dalam sebuah serangan helikopter di wilayah Sagaing.
Foto-foto yang diunggah ke media sosial memperlihatkan tempat-tempat yang rusak, termasuk lubang-lubang bekas peluru dan bercak darah di gedung sekolah.
Dua orang warga, yang identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan, mengatakan jenazah anak-anak itu kemudian diangkut oleh militer Myanmar ke kota kecil berjarak 11 kilometer dan dikuburkan di sana.
Dalam sebuah pernyataan tertulis, militer Myanmar mengatakan Kachin Independence Army (KIA) dan People's Defence Force (PDF), kelompok pemberontak yang dicap teroris oleh pemerintah Myanmar, telah bersembunyi di biara dan menggunakan desa tersebut sebagai jalur transportasi senjata.
Ribuan warga Jepang terpaksa mengungsi akibat topan Nanmadol. Inilah Dunia Hari Ini, edisi Selasa, 20 September 2022.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana