Dwikora: Hukum Tegak Bila Ditegakkan
DPRD Apresiasi Pertemuan Polri, KPK, dan Kejagung
Selasa, 01 Februari 2011 – 16:44 WIB

Dwikora: Hukum Tegak Bila Ditegakkan
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD Kota Pagaralam, Dwikora Sastranegara SH, mengatakan, lembaga apapun yang dibuat oleh pemerintah untuk menangani korupsi tidak akan tercapai apabila hukum tidak ditegakkan. Salah satu terobosan yang harus dilakukan ialah menjadikan hukum sebagai panglima, penegak hukum tidak pandang bulu.
"Kepolisian, KPK, dan kejaksaan harus bersatu untuk memberantas korupsi. Kalau hanya membuat lembaga hukum tanpa diikuti penegakan hukum, saya kira percuma saja. Terpenting sekarang, pemerintah harus serius menegakkan hukum dengan tidak pandang bulu," kata Dwikora disela-sela acaranya di Senayan, Jakarta, Selasa (1/2).
Baca Juga:
Apabila hukum ditegakkan, kata pria bertubuh tegap itu, Indonesia akan menjadi negara yang hebat. "Persoalan di banyak negara ialah karena hukumnya dilemahkan. Untuk itu, salah satu langkah yang tepat untuk menegakkan hukum, para institusi terkait haruslah melakukannya secara bersama-sama. Bila semua penegak hukum benar-benar menegakkan hukum, Indonesia pasti bersih dan sejahtera," bebernya.
Dia merasa senang karena tiga lembaga penegak hukum, KPK, Polri, dan Kejaksaan Agung bisa bersatu menyusun kekuatan untuk menegakkan supremasi hukum. "Saya baca berita hari ini, KPK, Polri, dan Kejagung rapat bersama. Saya kira ini langkah yang tepat," ujarnya menegaskan.(gus/jpnn)
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD Kota Pagaralam, Dwikora Sastranegara SH, mengatakan, lembaga apapun yang dibuat oleh pemerintah untuk menangani korupsi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Jadi Tersangka Korupsi, ASN Kendari Masih Bisa Berpose Begini
- Diduga Korupsi APBDes Rp 1,3 Miliar, Eks Kades Kelumpang Buron
- Eks Direktur RSD Madani Pekanbaru Tersangka Kasus Penipuan Proyek Rp2,1 Miliar
- B2W Kritik Acara Gowes Bareng Pramono Anung, Singgung soal Rute Berbahaya
- Bocah SD yang Tenggelam di Sungai Komering Akhirnya Ditemukan
- Sri Meliyana Sebut Kemenkes Dukung Adanya Fasilitas Ruang Rawat Inap Puskesmas di Palembang