E-Commerce Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital

jpnn.com, JAKARTA - Tingginya penggunaan telepon seluler membuat pangsa pasar e-commerce terus meningkat.
Berdasarkan penelitian McKinsey pada 2016 lalu, Indonesia merupakan negara ketiga terbesar yang menunjukkan peningkatan popularitas pembelanjaan lewat ponsel (m-commerce).
Sementara itu, posisi pertama dan kedua diduduki Tiongkok dan India.
Pasar e-commerce di Indonesia diperkirakan meningkat USD 130 miliar pada 2020 dengan pertumbuhan tahunan 50 persen.
Pemerintah kini menjadikan e-commerce sebagai tulang punggung ekonomi digital.
Pelaku industri e-commerce pun semakin gencar mengampanyekan belanja secara online kepada masyarakat.
Shopee, misalnya. E-commerce asal Singapura itu mengampanyekan 10.10 Big Mobile Shopping Day.
Promosi besar-besaran pun dilakukan lewat pemberian diskon, flash sale, dan hadiah kepada konsumen.
Tingginya penggunaan telepon seluler membuat pangsa pasar e-commerce terus meningkat.
- Mengenal World ID, Verifikator Identitas Online yang Aman & Pribadi
- Master Bagasi dan Kemlu RI Perkuat Kolaborasi Nusantara Wave
- Transaksi E-Commerce Tembus Rp 512 Triliun, Pengguna Naik 12 Persen
- Dapat Dukungan Kemendag, Master Bagasi Siap Memperluas Pasar Ekspor Produk Indonesia
- Sempat Jaga Warung Madura, Hidup Ma’e Arik Berubah Setelah Jadi Afiliator
- Somethinc Luncurkan Omega Jelly Deep Cleansing Balm dengan Inovasi Terbaru