Edi Minta Purnawirawan Tak Sampaikan Info Menyesatkan Soal Kasus Vina

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Lemkapi Edi Hasibuan angkat suara menanggapi fenomena purnawirawan Polri berkomentar menanggapi kasus Vina Cirebon yang menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.
Edi meminta semua pihak termasuk purnawirawan Polri tidak menimbulkan kegaduhan dan tidak menyampaikan informasi yang malah menyesatkan masyarakat.
"Kami minta semua pihak agar bijak menyampaikan informasi yang berkaitan dengan penanganan dan status serta pemeriksaan Iptu Rudiana yang disebutkan telah diperiksa langsung oleh Kapolri dan telah dicopot sebagai Kapolsek," ujar Edi dalam keterangannya, Minggu (18/8).
Menurut Edi, informasi yang disampaikan dapat dikategorikan menyesatkan masyarakat. Dia pun mengingatkan agar dalam menyampaikan sebuah informasi harus didalami terlebih dahulu.
"Silakan memberikan pendapat, tetapi yang rasional dan tidak memberikan informasi yang menyesatkan. Apalagi ini ada purnawirawan polri yang merasa lebih tahu semuanya dari penyidik tentang status dan pemeriksaan Iptu Rudiana," ucapnya.
Dosen pascasarjana Universitas Bhayangkara Jakarta ini lebih lanjut mengatakan berbagai informasi kini bermunculan kepermukaan.
Umumnya malah menyalahkan Iptu Rudiana yang merupakan orang tua korban pembunuhan Eky.
"Sejumlah purnawirawan polri juga bermunculan memberikan pendapat dan analisis yang tidak rasional, seolah paling tahu semuanya dalam penanganan kematian Vina Dan Eky," kata Edi.
Edi Hasibuan meminta para purnawirawan Polri tak menyampaikan informasi menyesatkan terkait perkembangan kasus Vina.
- Kapolri Instruksikan Antisipasi Kejahatan di Stasiun untuk Mudik Lebih Aman
- Pantau Bandara Soetta, Kapolri Instruksikan Patroli Rutin untuk Pemudik Lebaran 2025
- Kapolri Klaim One Way Cikatama-Kalikangkung Lancar, Waktu Tempuh 5 Jam
- Kapolri Minta Pemudik Mewaspadai Potensi Hujan yang Memengaruhi Perjalanan
- Kapolri Imbau Pemudik Waspada di Tol Solo-Jogja, Arus Padat & Fasilitas Minim
- Solidaritas Masyarakat dan Keluarga Polri Mengalir untuk Korban Penembakan yang Dilakukan Oknum TNI