Effendi Soleman, Bulan Depan Keliling Nusantara dengan Kapal Rancangan Sendiri
Targetkan Tiga Bulan Lewati 26 Kota dan 19 Provinsi
Jumat, 04 Maret 2011 – 08:08 WIB

Soleman menerangkan tentang rancangan kapalnya yang akan digunakan untuk mengelilingi nusantara April mendatang. Foto : Thomas Kukuh/ Jawa Pos
Sejak setahun lalu dia kembali mengumpulkan teman-teman lamanya. Tentu saja, tujuannya membahas keinginannya yang tak terbendung untuk mengarungi samudra. Bak gayung bersambut, teman-teman Soleman yang kebanyakan merupakan para senior organisasi petualang alam dan para mahasiswa pecinta alam di beberapa universitas, seperti Universitas Indonesia dan Universitas Trisakti Jakarta, itu langsung mendukung.
Bahkan, dalam waktu beberapa bulan, mereka bisa mengumpulkan dana dari beberapa sponsor pendukung untuk membiayai ekspedisi ini yang diperkirakan akan menghabiskan biaya Rp 2,3 miliar. "Biayanya memang besar. Selain untuk peralatan, banyak yang digunakan untuk merekrut peserta di daerah-daerah," ucapnya.
Keinginan Soleman ternyata juga didukung penuh oleh perusahaan tempat dia bekerja. Bahkan, Ruby Tirsana, bos besar Soleman, menyumbang sepenuhnya biaya pembuatan kapal. "Yang lain tim saya mencari dana sendiri," katanya, lantas terkekeh.
Namun, dana sebesar itu bukanlah halangan yang berarti. Dia sangat yakin bahwa ekspedisinya akan berjalan lancar. Selain sangat yakin dengan kekuatan kapalnya yang berukuran panjang 8,5 meter dan lebar 6 meter itu, dia yakin bahwa semua tim panita akan bekerja dengan baik.
Berbekal pengalaman pernah berkeliling dunia, Effendi Soleman bulan depan berkeliling Nusantara. Dia akan menggunakan kapal rancangan sendiri. Ketika
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara