Ekonom Ingatkan Ancaman di Balik Era Booming Teknologi

Padahal, ini menjadi salah satu kebutuhan utama untuk melecut kemajuan ekonomi digital di tanah air.
Terlebih lagi, lanjut dia, di fixed broadband yang dinilai masalahnya sangat besar karena terkait kondisi geografis dan biaya infrastruktur.
Peningkatan kualitas sudah tak bisa lagi dibohongi, dan masyarakat akan melakukan kontrol terbaik tentang kualitas sehingga yang buruk akan tereliminasi dengan sendiri.
"Perlu kolaborasi pemerintah sebagai regulator dan pengawas untuk mengawal masalah kualitas, kecepatan, serta keamanan data," ujar Nailul Huda.
Di sisi lain, Head of Research Praus Capital Alfred Nainggolan turut mengingatkan ancaman keamanan data di era booming teknologi digital saat ini, apalagi hampir semua industri memanfaatkan TIK sebagai backbone inovasi.
TIK digunakan mulai dari e-commerce, smart factory, smart city, smart farming, smart health, smart banking/digital banking.
“Dalam kondisi semacam ini ada ancaman keamanan data yang perlu diantisipasi,” tutur pengamat ekonomi dan pasar modal ini.
Di sisi lain, kecepatan, kualitas, dan keamanan data sudah tak bisa lagi ditutup-tutupi, karena menjadi kebutuhan. Masyarakat juga seharusnya melakukan kontrol agar kualitas layanan telekomunikasi makin baik ke depannya.
Pengamat ekonomi dari Research Praus Capital Alfred Nainggolan mengingatkan soal keamanan data di era booming teknologi
- Kaya Susah
- Aktivis Buruh Indonesia Minta ILO Siapkan Regulasi Ekonomi Digital
- BLK 2025 Sukses Beri Edukasi untuk 10.000 Peserta, Perkuat Literasi Kripto Nasional
- Mendunia, Herco Digital Raih Penghargaan di Asia Tenggara
- Media Asing Sorot Danantara, Dinilai Serius soal Profesionalitas
- Prabowo Bertemu Menlu Prancis, Minta Perluas Kerja Sama Pertahanan dan Teknologi