Ekonomi Belum Pulih, Konsumen Tiongkok Mengurangi Belanja dan Perbanyak Menabung

Walau target utamanya masih menabung sehingga dia pensiun lebih dini, banyak warga Tiongkok lainnya mengurangi belanja karena kekhawatiran akan pekerjaan dan pendapatan mereka.
Lemahnya kepercayaan konsumen di Tiongkok sudah menimbulkan pembicaraan di media sosial mengenai bagaimana menghemat, dengan tagar #ConsumptionDowngrade (Menurunkan Konsumsi) menjadi populer.
Tagar #ConsumptionDowngrade telah digunakan lebih dari 60 ribu postingan di media sosial Tiongkok Red, dan tagar lainnya #NoConsumption digunakan dalam lebih dari empat juta postingan.
Jia mengatakan kebiasaan belanja teman-temannya juga berubah drastis segera setelah pembatasan COVID dilonggarkan.
"Dampak lockdown terhadap kehidupan mereka sangat jelas," kata Jia.
Dia mengatakan mereka yang dulunya merasa tidak perlu mengurangi pengeluaran, sekarang mulai bertanya bagaimana caranya bisa berhemat.
"Teman-teman saya khawatir mereka tidak bisa melanjutkan kredit cicilan rumah," katanya.
"Mereka juga khawatir kalau diberhentikan dari pekerjaan, tidak ada perusahaan lain yang akan menawarkan pekerjaan dengan bayaran bagus."
Saat perekonomian Chnina masih sulit bangkit setelah pandemi, kepercayaan konsumen negeri itu masih lemah sehingga warga menggunakan media sosial untuk berbagi cara hidup lebih hemat
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Kaya Susah
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi