Ekosistem Go-Jek Percepat Pertumbuhan 442 Ribu UMKM

Berkat kemudahan dan keterbukaan platform Go-Food, UMKM dengan omzet di bawah Rp 1 juta hingga lebih dari Rp 15 juta dapat bersaing dengan perusahaan besar dengan modal yang relatif kecil.
UMKM tersebut dapat beroperasi secara efisien karena mereka dapat memanfaatkan ekosistem Go-Jek guna mengurangi biaya operasional. Selain itu, mereka pun dapat memperluas pasar tanpa harus mengeluarkan biaya investasi besar-besaran seperti membuat website.
"Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya investasi besar untuk perluasan pasar. Melalui Go-Send, UMKM pun dapat melayani pengiriman hingga ke depan pintu rumah konsumen tanpa harus mengeluarkan biaya besar membeli kendaraan pengantar," tambah Nila.
Melalui platform Go-Foof, UMKM tidak memerlukan kemampuan khusus atau dana lebih untuk memasarkan produk mereka karena dibantu dengan algoritma teknologi targeted promotion kepada konsumen yang tepat, yang telah dikembangkan oleh Go-Jek.
UMKM dalam ekosistem Go-Jek dimudahkan dengan layanan yang dapat mendukung bisnis mereka, seperti Go-Food(memudahkan pelaku UMKM untuk mengakses pasar); Go-Send (layanan logistik mengantar barang dan paket); Go-Pay (memudahkan konsumen dan penjual menerima pembayaran elektronik yang lebih efisien). (jpnn)
Kehadiran platform Go-Jek diklaim mampu menjawab tantangan yang dihadapi UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Libur Idulfitri, Kebun Binatang Bandung Larang Pengunjung Botram
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global
- BAZNAS Promosikan Produk Kue UMKM Sebagai Hampers Ramadan Favorit
- Gandeng UMKM, Pelindo Solusi Logistik Tebar Keberkahan di Ramadan