Eks Ketum PBNU Kiai Said Aqil Dukung Anies-Muhaimin 100 Persen

Dia berujar saat Nabi Ibrahim dibakar oleh Raja Namrud, semut ikut membantu memadamkan api, meski aksinya itu dicibir oleh hewan yang jauh lebih besar darinya.
Saat itu, ketika Nabi Ibrahim dibakar, binatang besar seperti macan, gajah berupaya meniup api, memadamkan api, termasuk semut.
Namun, oleh gajah dan macan ditertawakan karena ukuran semut yang kecil, sehingga dibilang tidak efektif.
"Jawabe semut, saya tahu saya sadar tiupan saya enggak ada apa-apa dibanding tiupanmu yang besar-besar. Ini merupakan simbol, tanda bahwa saya berada di pihak Ibrahim, bukan di pihak Namrud," jelas Aqil.
Meski Kiai Said tidak punya posisi strategis saat ini, tetapi dia memastikan dukungannya itu cukup menjadi bukti jika dirinya ada di posisi capres-cawapres nomor 1.
"Walaupun (posisi saya) enggak ono gunane wes, seperti semut lah e ada gunanya lah. Hanya ketahuilah bahwa saya ada di pihak (capres-cawapres nomor) 01," tuturnya. (mcr4/jpnn)
Said Aqil Siroj menegaskan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Lepas Peserta Program Mudik Seru Bareng NU
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Danone Menjalin Kemitraan Strategis dengan PBNU
- Membela Palestina Itu Perintah Nabi & Konstitusi, Beginilah Seharusnya Sikap Rakyat RI
- BPKH Temui Pengurus PBNU, Minta Dukungan Terkait Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji
- Kapolri dan Ketua PBNU Membahas Keberagaman dan Isu Kekerasan di Lingkungan Pendidikan