Eks Presiden Partai Keadilan Nur Mahmudi Tersangka Korupsi

jpnn.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya telah menetapkan eks Wali Kota Depok Nur Mahmudi sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pengadaan lahan untuk pelebaran Jalan Nangka, Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos, Depok.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, status tersangka disandang Nur Mahmudi sejak 20 Agustus 2018 lalu.
"Penetapan dilakukan setelah ditemukan dua alat bukti yang cukup," kata Argo ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (28/8).
Argo mengatakan, status tersangka mantan presiden Partai Keadilan (sekarang PKS) itu dikeluarkan setelah proses gelar perkara.
Tak hanya Nur Mahmudi, penetapan tersangka juga dilakukan kepada mantan Sekretaris daerah (Sekda) Kota Depok Harry Prihanto.
Dari hasil penyidikan, Argo mengatakan kerugian dari dugaan tindak pidana korupsi itu mencapai Rp 10,7 miliar. “Total sementara segitu (kerugian). Sekarang masih kami kembangkan,” tandas dia. (cuy/jpnn)
Polda Metro Jaya telah menetapkan eks Wali Kota Depok Nur Mahmudi yang juga mantan presiden Partai Keadilan sebagai tersangka dugaan korupsi
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
- 24 Jam Nonstop, Posko Mudik Lebaran DPW PKS Banten Sediakan Fasilitas Pijat Relaksasi
- MAKI Desak Kejagung Periksa Broker Minyak dan 5 Perusahaan Pengangkut
- Yanuar Arif Melepas Ribuan Peserta Program Mudik Gratis dengan Kereta Api
- Jimmy Masrin Siap Terbuka & Kooperatif, Kuasa Hukum: Ini Masalah Utang yang Berstatus Lancar
- Anggota DPR Rizki Faisal Apresiasi Kinerja Kajati Kepri dalam Penegakan Hukum
- Tom Lembong Tepis Tudingan Langgar UU Perlindungan Petani di Persidangan, Tegas Banget!