Eks Wakapolda Tewas, Anjing Pelacak Berhenti di Parkiran

Olah TKP yang dipimpin Kapolresta Malang AKBP Asfuri itu menggunakan unit K9. Seekor anjing itu mengendus beberapa tempat. Petugas menyisir mulai halaman depan sampai ke ruang makan.
Anjing pelacak tersebut menuju ke halaman belakang. Dari belakang, anjing itu kembali ke ruang tengah untuk memutari ruang tamu. Baru keluar menuju ke pojok halaman depan sebelah kanan. Terakhir berhenti di halaman parkir mobil korban.
Ketika dikonfirmasi tentang dugaan pembunuhan ini, Asfuri belum bisa menyimpulkan hal tersebut. Dikarenakan, petugas masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian purnawirawan polisi ini.
“Untuk hasil olah TKP di ruang makan itu ditemukan bercak darah. TKP pertama bercak darah dengan korban itu jaraknya sekitar 10 meter, korban berada di halaman belakang. Dengan posisi kaki diikat tali rafia. Kemudian tali rafianya ini diikat di pagar lantai 3," beber perwira polisi dengan dua melati di pundak ini.
Sekitar 1,5 jam melakukan olah TKP, petugas langsung membawa jenazah ke kamar mayat RS Saiful Anwar.
Asfuri masih enggan apa motif tewasnya lulusan Akademi Polisi (Akpol)1970 tersebut. Ia membenarkan bahwa kedua tangan korban ada bekas sayatan dan memar di kepala sebelah kiri. (nr1)
Mantan Wakapolda Sumut Kombes (purn) Agus Samad ditemukan tewas di belakang rumahnya.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Itulah Tampang Oknum TNI Tersangka Pembunuh Wartawan Juwita
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL, Denpomal Sita Sebuah Mobil
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?