Elektabilitas Ahok Menurun? Nggak Juga Tuh...

jpnn.com - JAKARTA - Elektabilitas petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menunjukkan tren peningkatan, meski dalam sebulan terakhir diterpa isu penistaan agama.
Hasil survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) pada 1-9 Oktober lalu, menyatakan mayoritas masyarakat menilai kinerja incumbent itu semakin bagus.
Bahkan meningkat jika dilihat dari hasil survei yang dilakukan SMRC pada Agustus 2015, Juni maupun Agustus 2016 lalu.
"Tren kinerja petahana terus meningkat. Pada Agustus 2015 hanya 64 persen. Meningkat di Juni dan Agustus 2016 yang mencapai 70 persen. Kemudian meningkat lagi pada Oktober ini hingga mencapai 75 persen," ujar Direktur Eksekutif Sirojudin Abbas saat merilis hasil survei SMRC, Kamis (20/10).
Menurut Sirojudin, jumlah masyarakat yang puas terhadap kinerja Ahok, jauh lebih tinggi dibanding masyarakat yang tidak puas. Di mana hanya 22 persen.
"Sementara yang puas dengan kinerja Djarot Saiful Hidayat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta mencapai 49 persen. Lebih banyak dibanding yang tidak puas, 33 persen. Jadi kesimpulannya, dalam setahun terakhir kepuasan atas kinerja petahana terus meningkat," ujar Sirojudin.
Hasil survei kata Sirojudin, juga memperlihatkan tak benar Ahok jauh dari wong cilik. Pasalnya, pasangan petahana Ahok-Djarot unggul di hampir semua kategori sosio-demografi. Terutama jika dilihat dari pendidikan responden maupun tingkat penghasilan yang ada.
Mayoritas responden dengan tingkat pendidikan tak mengenyam pendidikan hingga lulusan SD, lulusan SLTP, SLTA dan perguruan tinggi, memilih Ahok-Djarot dengan persentase berkisar 44.8 persen hingga 46 persen. Sementara Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni berada pada kisaran 17.3 persen hingga 29.7 persen dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno 13.1 persen hingga 28.4 persen.
JAKARTA - Elektabilitas petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menunjukkan tren peningkatan, meski dalam sebulan terakhir diterpa
- Ibas Ajak Semua Kader Demokrat Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu