Elektabilitas Jokowi Tak Direspons Pasar, Rupiah Ambruk
Jumat, 27 April 2018 – 06:17 WIB

Presiden Joko Widodo. Foto: dokumen JPNN.Com
Sudah bisa dipastikan, kata dia, industri di dalam negeri yang mengandalkan bahan baku impor akan terjadi pengurangan produksi.
Lebih ekstrem lagi, kondisi itu akan berdampak pada pengurangan tenaga kerja sehingga pengangguran pun akan meningkat. Proyek-proyek infrastruktur pun menurutnya bisa terdampak alias mangkrak.
"Ini juga akan berdampak pada menurunnya tingkat pertumbuhan ekonomi nasional. Jadi di sini terbukti kalau elektabilitas Jokowi memang jadi-jadian. Apa betul semua variabel itu bisa memuaskan masyarakat terhadap kinerja ekonomi pemerintahan Jokowi," pungkasnya.(fat/jpnn)
Nilai tukar mata uang Indonesia terhadap dolar Amerika Serikat hampir menyentuh angka Rp 14.000 di money changer.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- BI Buka Suara soal USD yang Disebut Anjlok di Google
- Ini Penyebab Rupiah Lesu Terhadap Dolar AS
- Awal Tahun, USD Hari Ini Masih Bertengger di Rp 16 Ribuan, Kapan Turun?
- Rupiah Anjlok Lagi, Per USD Tembus Rp 16.313
- Pemerintah Fokus Menjaga Aliran Investasi untuk Pembangunan Masa Depan
- Nilai Tukar Rupiah Masih Lebih Baik dari Mata Uang Negara Lain