Elektabilitas Prabowo Tinggi, Juga Besar di Republik Ini

Sosok yang dipilih juga harus mempunyai chemistry yang sama, memiliki kapasitas, kapabilitas dan integritas.
Yang jelas, kata dia, siapa pun wakilnya nanti, Gerindra sudah memutuskan bahwa Prabowo tetap di posisi calon presiden.
“Dari sisi calon presidennya kami sudah menyepakati Pak Prabowo sebagai capres,” katanya.
Fadli pun menepis anggapan bahwa Prabowo tidak layak menjadi presiden karena sudah berusia tua.
Dia membandingkan usia sejumlah presiden di luar negeri, termasuk Amerika Serikat.
“Donald Trump (Presiden AS) saja lebih tua dari Pak Prabowo, Ronald Reagan menjadi Presiden Amerika umur 71 tahun. Ya, jadi bukan persoalan usia,” katanya.
Terpenting, lanjut Fadli, adalah sosok itu mempunyai kapabilitas dan energi yang paling kuat untuk memajukan Indonesia.
“Indonesia ini butuh orang yang kuat menjadi pemimpin nasional dan inspiratif. Kalau tidak, kita buang-buang waktu saja,” pungkasnya. (boy/jpnn)
Dengan modal elektabilitas yang tinggi itu, Prabowo Subianto didorong agar maju lagi sebagai calon presiden di Pilpres 2019 mendatang.
Redaktur & Reporter : Boy
- Jadi Ketua Dewan Pembina PARFI '56, Fadli Zon Sampaikan Komitmen untuk Industri Film
- Di Hong Kong, Fadli Zon Banggakan Film Nasional kian Mengglobal
- Hong Kong International FILMART 2025, Fadli Zon: Saatnya Indonesia Jadi Pemain Utama
- Hari Musik Nasional 2025, Vinyl Indonesia Raya dari 8 Versi Diluncurkan
- Berdialog dengan Fadli Zon, Putu Rudana: Seni Budaya Harus Jadi Mercusuar Bernegara
- Piring Kembar