Elpiji 3 Kg Langka atau Harganya Tinggi, Hubungi Nomor Ini

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Pemasaran PT Pertamina Ahmad Bambang menegaskan, harga elpiji 3 kg tidak mengalami kenaikan. Pernyataan tersebut menjawab keresahan masyarakat yang menduga harga elpiji 3 kg akan mengalami kenaikan, karena sempat langka. Bahkan Pertamina mengklaim pasokan elpiji masih berlimpah. Untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan elpiji 3 kg.
"Tolong dikomunikasikan kepada masyarakat bahwa harga elpiji 3 Kg tidak naik dan stok elpiji melimpah, (masyarakat) tidak perlu panik," ujar Ahmad di Jakarta, Selasa (3/3).
Ahmad mengimbau, bila ada masyarakat mengalami kesulitan dalam memperoleh elpiji 3 kg di sekitar rumahnya, ia meminta agar hal tersebut segera dilaporkan. Dari pelaporan itu, perseroan akan menindaklanjuti dan langsung akan turun tangan ke lokasi.
"Jika sulit mendapatkan atau harganya tinggi, segera laporkan ke call center di nomor 021-500.000 atau call center setempat, agar segera dilakukan operasi pasar. SPBU juga menyediakan elpiji 3 Kg dengan harga HET. Silakan cari di SPBU terdekat. Jika kosong, laporkan ke call center di nomor tersebut," imbau Ahmad.
Pokoknya, lanjut Ahmad, jika masyarakat menemukan kecurangan di lapangan ataupun harga elpiji 3 kg di luar dari kewajaran, dia meminta agar masyarakat tidak perlu takut untuk melaporkan.
"Laporkan jika ada pangkalan yang menaikkan harga melebihi harga HET yang ditetapkan Pemda. Jika ada penyalahgunaan maupun pengoplosan elpiji 3 Kg, segera laporkan kepada kami," tandasnya.(chi/jpnn)
JAKARTA - Direktur Pemasaran PT Pertamina Ahmad Bambang menegaskan, harga elpiji 3 kg tidak mengalami kenaikan. Pernyataan tersebut menjawab keresahan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif