Emas-Perak Rp 4,3 Triliun Ditemukan di Laut Florida
Rabu, 06 Juli 2011 – 18:25 WIB
Setelah 16 tahun melakukan pencarian, Mel Fisher dan para awaknya menemukan "lapisan utama" dari bangkai kapal tersebut pada September 1985. Lantas, mereka berhasil mengangkat lebih dari 40 ton emas dan perak, termasuk lebih dari 100.000 koin perak Spanyol yang dikenal sebagai "Pieces of Eight" (koin perak Spanyol berdiameter 38 mm). Selain itu, mereka juga menemukan zamrut dan artefak lain asal Kolombia. Nilai harta karun tersebut ditaksir hampir USD 500 juta (sekitar Rp 4,3 triliun).
Sejak saat itu, kata Sean Fisher, para krunya telah menemukan berbagai harta karun lain dalam radius 16 km dari lokasi awal. "Itu menunjukkan bahwa kami telah bergerak pada jalur yang benar. Lokasi di sekitar pencarian kami benar-benar belum terjamah," tuturnya.
Fisher juga berada di kapal pencari harta karun JB Magruder pada 23 Juni lalu ketika seorang penyelam bernama Tim Meade menemukan zamrut persegi yang terbingkai dalam sebuah cincin emas. Nilainya ditaksir USD 500 ribu (sekitar Rp 4,3 miliar).
Para penyelam juga menemukan dua sendok perak dan artefak lain. Selanjutnya, benda-benda tersebut diteliti di laboratorium Fisher di Key West sebelum dieskpose. Tak seperti cincin emas, benda-benda lain telah berkerak. Jadi, nilainya belum bisa ditaksir.
KEY WEST - Para penyelam di Florida Keys, AS, juga menemukan harta karun. Saat menyelam pada Senin lalu (4/7) mereka menemukan cincin zamrud dan
BERITA TERKAIT
- Ukraina & Suriah Perkuat Hubungan Diplomasi Kemanusiaan di Tengah Invasi Rusia
- Gencatan Senjata Tak Berpengaruh, Tentara Israel Tetap Lakukan Pelanggaran di Lebanon
- Arab Saudi Janjikan Pelayanan Kelas Dunia untuk Jemaah Haji & Umrah
- Korsel Diguncang Skandal Politik, Korut Pamer Rudal Hipersonik
- Jerman dan Amerika Diguncang Aksi Teror, Prancis Panik
- Iran Izinkan Anak 14 Tahun Jalani Operasi Plastik demi Kecantikan