Empat Hari Bertahan di Atas Crane
Protes Dua Bapak di Prancis Tuntut Bertemu Anak
Selasa, 19 Februari 2013 – 12:08 WIB

Empat Hari Bertahan di Atas Crane
Kini, dia menuntut agar larangan untuk bertemu dan mengunjungi anaknya dibatalkan. Polisi tidak mampu membujuknya agar turun. ''Saya akan tetap bertahan di sini sampai mendapat keadilan. Tinjau keputusan pengadilan yang telah menghancurkan kehidupan dan keluarga saya,'' katanya seperti dikutip surat kabar Le Parisien.
Dia bergeming meski diberi tahu bahwa pengadilan akan meninjau kasusnya 28 Maret nanti. Charnay pun membaca pemberitahuan dari pengadilan itu. Tetapi, dia tetap menolak untuk turun.
Kolega Charnay, Nicolas Moreno, 34, melakukan aksi sama dalam memperjuangkan hak untuk bertemu dua anaknya, Evan dan Lucas. Dia menaiki sebuah crane lainnya beberapa ratus meter dari crane yang dihuni Charnay. Aksinya itu berlangsung Sabtu lalu (16/2).
Dia pun membawa spanduk bertulisan: Pere un jour = pere toujours (Sekali bapak = bapak selamanya) serta Peres en galere, peres solidaires (para bapak dalam kesulitan, para bapak dalam solidaritas). Pada November 2012, Moreno juga pernah mogok makan di depan Pengadilan Valence sebagai bentuk protes.
NANTES - Karena selama ini hidup terpisah dan dipisahkan dari anak-anak mereka, dua orang bapak memanjat dan menduduki derek (crane) raksasa di sebuah
BERITA TERKAIT
- Gempa M 7,2 Melanda Lepas Pantai Papua Nugini
- Gempa Myanmar, Korban Meninggal Dunia Mencapai 3.301 Orang
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar