Empat Petinggi Masaro Dicekal
Rabu, 29 Juli 2009 – 17:14 WIB

Empat Petinggi Masaro Dicekal
JAKARTA- Pimpinan perusahaan PT Masaro Radiokom yang dicekal ternyata tak hanya Anggoro Widjojo. Sejak 22 Agusuts 2008, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga meminta Ditjen Imigarsi Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk mencekal 3 pimpinan lain. Mereka adalah Putronefo A Prayugo (Direktur Utama Masaro), Anggono Widjojo (Presiden Komisaris), dan David Angkawidjaja (Direktur Keuangan).
Juru bicara KPK Johan Budi SP, Rabu (29/7), menyebutkan, permintaan cekal dilayangkan Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Chandra Hamzah lewat surat nomor R-3164/VIII/2008 tertanggal 22 Agustus 2008. Kasubid Cekal Bambang Sujatmiko membenarkan bahwa permohonan tersebut sudah ditindaklanjuti dengan keluarnya surat cekal No Kep-259/01/VIII/2008 tanggal 22/8/2008, ditindaklanjuti siar Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian No. IMI.5.GR.02.06-3.20388 tanggal 22 Agustus.
Baca Juga:
Johan belum bersedia berkomentar saat ditanya apakah cekal ini akan diperpajang kembali, karena akan habis bulan depan dan sampai kini Anggoro masih buron. Anggoro dinyatakan buron terhitung awal Juli 2009, setelah 2 kali mangkir saat akan diperiksa selaku tersangka kasus suap kepada anggota DPR RI Komisi IV (Kehutanan) dalam proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) di Departemen Kehutanan. (pra/JPNN)
JAKARTA- Pimpinan perusahaan PT Masaro Radiokom yang dicekal ternyata tak hanya Anggoro Widjojo. Sejak 22 Agusuts 2008, Komisi Pemberantasan Korupsi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Uang Kompensasi Sopir Angkot Dipotong, Dishub Jabar: Itu Sukarela
- Bakamla RI Mengevakuasi 12 Kru Kapal Terbakar di Perairan Banten
- Arus Balik Lebaran, Lebih dari 4 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Cipali Pada Sabtu Ini
- Kehadiran Dermaga PIK Mengangkat Potensi Pertumbuhan Wisata Bahari Jakarta
- 685.079 Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada H+2 Lebaran
- 5 Berita Terpopuler: Hal Tak Terduga Muncul, Kepala BKN Keluarkan Pernyataan Tegas, Tolong Setop Rekrut Honorer