Enam Orang Tinggal Satu Atap, Ya Ampun, Semua Doyan Berbuat Dosa, Lihat

jpnn.com, MATARAM - Tim Satresnarkoba Polresta Mataram menggerebek sebuah rumah di Lingkungan Lendang Kelor Kelurahan Sayang-Sayang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (15/1) sekitar pukul 15.15 Wita.
Penggerebekan itu dilakukan bermula dari informasi yang diterima petugas, bahwa salah satu rumah di sana sering terjadi transaksi narkoba.
Pertugas kemudian menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan.
Begitu informasinya A1, petugas langsung melakukan penggerebekan. Saat penggerebekan dilakukan di dalam rumah tersebut didapati empat orang. Dua di antaranya laki-laki yang diketahui bernama Riki, 27, dan Indra, 17.
Sedangkan duanya lagi adalah perempuan, yaitu Ratu, 17, dan Siti Zaini, 30 tahun. Posisi mereka saat digerebek ada yang sedang di kamar mandi, depan pintu, dan juga di ruang tamu. Semuanya kemudian diminta berdiam diri.
Polisi kemudian mengecek mereka satu per satu. Tetapi di antara yang empat tersebut tidak ada satu pun pelaku sesuai dengan ciri-ciri yang diterima petugas.
Petugas kemudian berpencar dan berhasil menemukan pelaku yang diincar. Ia ditemukan di belakang rumah tempat penggerebekan tersebut dengan wajah ketakutan. Setelah diinterogasi, dia mengaku bernama Yois, 24. Petugas pun langsung mengamankannya.
Bersamaan dengan itu, tiba-tiba seorang laki-laki muncul dan terlihat ingin kabur dengan sepeda motornya. Melihat gelagatnya mencurigakan, petugas menghentikannya. Lalu dilakukan pemeriksaan.
Tim Satresnarkoba Polresta Mataram menggerebek sebuah rumah di Lingkungan Lendang Kelor Kelurahan Sayang-Sayang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (15/1) sekitar pukul 15.15 Wita.
- Duterte Disebut Sebagai Sosok Tegas & Tidak Pandang Bulu dalam Memberantas Narkoba
- Pasien Rehabilitasi Narkoba Tewas Dianiaya di Semarang, 12 Orang Jadi Tersangka
- Kemenag: 7 Calon Jemaah Haji Asal Kota Mataram Meninggal Dunia
- Soedeson Tandra DPR Apresiasi Kapolri Menindak Tegas Kepada Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar
- Eks Kapolres Ngada jadi Tersangka Asusila, Terancam Dipecat dari Polri
- Elvy Sukaesih Sebut Ramadan Tahun Ini Spesial, Ini Penyebabnya