Enam Orang Tinggal Satu Atap, Ya Ampun, Semua Doyan Berbuat Dosa, Lihat

Hanya saja, pelaku yang belakangan diketahui bernama Muliadi, 36, ini berdalih ingin pergi menjemput anaknya. Petugas tak percaya begitu saja. Muliadi dan Yois kemudian dikumpulkan bersama empat pelaku lain yang diamankan lebih dulu.
Selanjutnya dengan disaksikan kepala lingkungan setempat dan warga, petugas kemudian menggeledah badan pelaku. Tetapi tidak didapati barang bukti yang berkaitan dengan narkoba.
Petugas kemudian melanjutkannya dengan melakukan penggeledahan di dalam rumah pelaku. Penggeledahan berlangsung sekitar 30 menit. Hasilnya, didapati beberapa barang bukti yang diduga narkoba, alat timbang, dan juga alat isap.
Usai barang bukti ditemukan, petugas kemudian menginterogasi para pelaku secara bergantian. Tetapi semuanya mengaku tidak tahu menahu terkait barang bukti tersebut.
Alasannya beragam, ada yang mengaku baru bangun, baru datang, sedang bekerja, dan ada juga yang mengaku hanya datang untuk menagih uang pembayaran sate.
Mereka ditanya apakah pernah mengonsumsi narkoba. Tetapi semuanya membantah. Terpaksa petugas pun melakukan pemeriksaan urine di lokasi. Tak disangka semunya positif mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.
Usai hasil tes keluar, mereka pun akhirnya mengaku pernah mengonsumsi barang haram tersebut. Sebagian besar di antara mereka mengaku hanya sebatas mencoba karena gratis.
Yois sendiri kemudian mengaku telah membeli sendiri serbuk haram itu di Lingkungan Karang Bagu Kelurahan Karang Taliwang Kecamatan Cakranegara seharga Rp 100 ribu.
Tim Satresnarkoba Polresta Mataram menggerebek sebuah rumah di Lingkungan Lendang Kelor Kelurahan Sayang-Sayang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (15/1) sekitar pukul 15.15 Wita.
- Duterte Disebut Sebagai Sosok Tegas & Tidak Pandang Bulu dalam Memberantas Narkoba
- Pasien Rehabilitasi Narkoba Tewas Dianiaya di Semarang, 12 Orang Jadi Tersangka
- Kemenag: 7 Calon Jemaah Haji Asal Kota Mataram Meninggal Dunia
- Soedeson Tandra DPR Apresiasi Kapolri Menindak Tegas Kepada Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar
- Eks Kapolres Ngada jadi Tersangka Asusila, Terancam Dipecat dari Polri
- Elvy Sukaesih Sebut Ramadan Tahun Ini Spesial, Ini Penyebabnya