Enggak Kapok, Masih Saja Layani Tamu Beradegan Dewasa di Bulan Puasa
Jumat, 16 Juni 2017 – 06:59 WIB
Dua orang wanita (kaos biru dan merah) bersama seorang mucikari pria, Irwan (kaos) hitam saat digrebek di Losmen Family Kelurahan Tanah Tinggi, Ternate Tengah, Sabtu (14/5). Foto: Erwin/Malut Post/JPNN.com Ilustrasi : Erwin/Malut Post
Dengan tugasnya itu, dia memperoleh keuntungan sebesar Rp 400 ribu.
Namun jika ingin menikmati layanan yang diberikan tersangka, pelanggan harus membayar Rp 1 juta, yang sudah termasuk biaya sewa kamar.
Disamping mengamankan dua orang itu, polisi juga mengamankan dua orang lainnya yaitu pengurus Rotterdam Homestay, Iman Wahyudi, 21, asal Bojonegoro dan Office Boy, Imam Sulistyo, 31.
“Mereka kami amankan karena diduga sengaja menyediakan tempat sebagai bisnis prostitusi. Sebab untuk sekali menerima tamu, mereka mendapatkan fee Rp 180 ribu,” pungkasnya.
Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantranya uang tunai Rp 400 ribu dan satu buah HP MITO warna putih. (yua/rif)
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Jawa Timur semakin gencar mengobok-obok homestay.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Tempat Karaoke Beroperasi Saat Bulan Puasa, Ada LC Lagi Siap-Siap
- Jadwal Syuting Padat saat Ramadan, Ayu Ting Ting Ungkap Cara Bagi Waktu Istirahat
- Cerita Peggy Melati Sukma Melewati Ramadan di Selandia Baru dan yang Dirindukan di Indonesia
- Audy Item Ungkap Kebiasaan Iko Uwais Saat Sahur
- Ini Alasan Ussy Sulistiawaty tak Beri Reward Kepada Anak-anaknya yang Berpuasa
- Sahur On The Road hingga Main Petasan Dilarang di Kota Tangerang Selama Ramadan