ENTREV Sebut Kolaborasi jadi Kunci Pembangunan Ekosistem Kendaraan Listrik

Tantangan lainnya dalam ekosistem kendaraan listrik adanya aftersales dan pasar jual beli kendaraan listrik baik baru maupun bekas yang lebih luas lagi. Hal ini mampu memperluas jangkauan target pasar masyarakat.
Selain itu, persoalan TKDN. Pemerintah perlu mempunyai roadmap dan strategi dalam mendorong industri lokal ikut serta dalam ekosistem ini.
"Khususnya dari Kemenperin diperlukan keseriusan dan dukungan yang teknis antara lain adalah kemudahan sertifikasi laik jalan bagi produsen EV lokal yang bahan bakunya sudah mendekati 100 persen dari dalam negeri, kemudian tentang penetapan standarisasi baterai untuk EV sehingga dapat membangkitkan gairah dan kejelasan investasi bagi produsen baterai EV dalam mendukung infrastruktur Charging Statsion (SPKLU) atau Battery Swap (SPBKLU)," tegas Eko.(mcr10/jpnn)
ENTREV menilai penguatan kolaborasi menjadi kunci percepatan penetrasi kendaraan listrik di Indonesia.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- Waka MPR Eddy Soeparno Angkat Bicara soal Protes AS Terhadap Kebijakan TKDN Indonesia
- Sokonindo Tunjukkan Komitmen pada Kendaraan Listrik dan Ekspansi Pasar RI
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Mudik Lebaran Lebih Nyaman dengan Ultimate Hub di SPKLU PLN
- ISACA Indonesia Lantik Kepengurusan, Harun Al Rasyid Pertegas Soal Peningkatan IT GRC
- Perkuat Ekosistem EV, Terra Charge Pasang DC Fast Charger di Pluit