Erdogan Ubah Nama Negara Turki, Ternyata Alasannya Cukup Kocak

Menteri Luar Negeri Turki sudah mengirimkan surat kepada PBB meminta agar nama negara tersebut diganti menjadi Turkiye karena nama yang sekarang seringkali disamakan dengan turkey alias ayam kalkun.
Menurut jaringan televisi pemerintah, Menlu Turki Mevlut Cavusoglu sudah mengirimkan surat resmi kepada PBB.
Dalam bahasa Inggris, nama resmi negara ini adalah Turkey, nama serupa untuk ayam kalkun dan juga kadang untuk istilah konyol dan negatif berkenaan dengan kata tersebut dalam bahasa Inggris.
Penggantian nama dilihat sebagai upaya untuk mengubah citra negara tersebut dan tidak lagi dikaitkan dengan ayam kalkun yang paling terkenal di Amerika Serikat menjadi menu tradisional Thanksgiving Day di akhir November.
Kantor berita Turki mengatakan bahwa Stephane Dujarric, juru bicara Sekjen PBB Antonio Guterres, mengukuhkan pihaknya sudah menerima surat permohonan tersebut hari Rabu waktu New York.
Kantor berita tersebut mengutip Dujarric bahwa perubahan nama menjadi efektif di saat surat diterima oleh PBB.
Pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan juga sudah mendesak agar secara internasional negara itu berubah nama Turkey menjadi Turkiye, seperti ejaan dalam bahasa Turki.
Negara tersebut sebenarnya menyebut dirinya sendiri Turkiye di tahun 1923 setelah menyatakan kemerdekaan.
Ternyata ada pertimbangan yang cukup lucu di balik tindakan Presiden Erdogan mengubah nama negara Turki menjadi Turkiye. Begini ceritanya
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana