Eri Cahyadi: BPJS Milik Warga Surabaya Bergaji di Bawah Rp 10 Juta akan Ditanggung Pemkot

Dari situlah Eri Cahyadi punya gagasan. Agar problem tersebut langsung bisa segera terselesaikan, semua warga yang bergaji di bawah Rp 10 juta otomatis BPJS-nya dibayarkan Pemkot Surabaya.
Apalagi sering terjadi tidak sinkron antara pemerintah pusat dan pemerintah kota.
Warga yang sebelumnya masuk dalam PBI (Penerima Bantuan Iuran) tiba-tiba karena beberapa hal tidak lagi lagi dijamin tanpa sepengetahuan mereka.
Saat berobat, mereka baru tahu ketika harus membayar sendiri.
“Pemkot juga bingung. Kalau memang sudah tidak masuk dalam PBI pusat, kami siap membantu. Soalnya kalau BPJS bermasalah, warga pasti ke pemkot dulu. Makanya, kami akan pastikan saja bahwa mereka yang bergaji di bawah Rp 10 juta nanti kami tanggung BPJS-nya,” kata Eri lantas disambut tepuk tangan warga.
Eri Cahyadi mengatakan, kemajuan Kota Surabaya harus berdampak langsung kepada warga.
Salah satunya dalam pemberian jaminan sosial warga.
Jangan sampai di tengah pembangunan Kota Surabaya yang pesat masih ada warga yang kesulitan membayar ongkos berobat.
Dari aduan warga tersebut, Eri Cahyadi mencetuskan gagasan agar masalah BPJS Kesehatan warga Surabaya segera terselesaikan.
- Keren, BPJS Kesehatan Siapkan Layanan Gratis bagi Pemudik
- Satpol PP Surabaya Temukan 2 RHU Jual Miras saat Ramadan
- KAI Daop 8 Tes Narkoba Kepada 100 Pekerja, Ini Hasilnya
- Info Penting, Masyarakat Surabaya Harap Lakukan Ini Sebelum Mudik Lebaran 2025
- Dukung SRRL, Pemkot Surabaya Bakal Bangun Flyover dan Underpass
- BPJS Kesehatan Semarang Pastikan Layanan JKN Berjalan Selama Libur Lebaran 2025