Eropa Bersedia Lanjutkan Vaksinasi AstraZeneca, Asal Dua Hal Ini Terpenuhi

Beberapa negara Eropa yang menunda rencana vaksinasi menggunakan AstraZeneca akan melanjutkan proses tersebut.
Badan regulator obat-obatan Eropa, atau EMA, mengumumkan pihaknya tidak menemukan adanya hubungan antara vaksin AstraZeneca dengan kemungkinan pembekuan darah.
Munculnya kasus pembekuan darah pada beberapa orang yang sudah divaksinasi menggunakan AstraZeneca menyebabkan belasan negara Eropa menghentikan sementara vaksinasi pada pekan lalu.
Kepala EMA Emer Cooke mengatakan pihaknya "tidak bisa dengan pasti menyatakan adanya hubungan" antara kasus pembekuan darah dengan vaksin.
"Posisi ilmiah kami adalah vaksin ini aman dan merupakan pilihan efektik guna melindungi warga dari COVID-19," kata Emer.
"[Vaksin ini] memiliki tingkat kemanjuran paling sedikit 60 persen dalam uji klinis [dalam] mencegah terkena virus corona. Faktanya, bukti yang ada menunjukkan kemanjurannya bisa lebih tinggi."

Our World in Data
Badan Obat-obatan Eropa mengatakan vaksin AstraZeneca aman secara ilmiah, tetapi negara-negara benua biru belum bersedia melanjutkan vaksinasi
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Peraih Rekor MURI Keliling Eropa Bahas Masalah Kesehatan Mental
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana