Erwin Aksa Bahas Program Pembangunan Hunian Layak & UMKM di Jakbar

Baik bantuan langsung tunai, serta bantuan lain, termasuk kredit pemilikan rumah subsidi.
“Masyarakat perlu mendapatkan kepastian untuk bisa memperoleh kredit pemilikan rumah bersubsidi, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Intinya, kelayakan rumah hunian bagi masyarakat harus mendapat perhatian serius pemerintah,” papar Erwin.
Sejalan dengan itu, jelasnya, warga yang tidak memiliki pekerjaan diberikan kesempatan bekerja. Namun, tentu saja dengan memastikan kualifikasinya.
Bagi dia, pemuda yang perlu mendapatkan pelatihan diberikan pelatihan yang akan meningkatkan kualifikasinya.
“Di sisi lain, bagi pemuda dan masyarakat, termasuk para ibu-ibu dan bapak-bapak yang ingin berwirausaha, diberikan pelatihan dan diberikan modal,” imbuhnya.
Semua kegiatan bantuan sosial dan percepatan pembangunan ekonomi ini, papar Erwin Aksa, harus memiliki jangka waktu yang tegas. Sehingga, dalam beberapa tahun, warga Jakarta Barat tidak lagi mendapatkan bantuan sosial karena secara ekonomi sudah mandiri dan sudah tinggal di hunian yang layak.
Erwin Aksa optimistis perbaikan hunian dan pembangunan UMKM di Jakarta Barat akan mampu meningkatkan kesejahteraan warga, sehingga akan berdampak pada perbaikan bidang lain.
“Perbaikan kedua hal itu juga akan mewujudkan peningkatan kualitas hidup lain, seperti pendidikan, kesehatan dan sebagainya,” seru Erwin.(chi/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Menurut Erwin Aksa, pemerintah harus memastikan bahwa masyarakat miskin di Jakarta Barat mendapatkan bantuan sosial.
Redaktur & Reporter : Yessy Artada
- Libur Idulfitri, Kebun Binatang Bandung Larang Pengunjung Botram
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global
- BAZNAS Promosikan Produk Kue UMKM Sebagai Hampers Ramadan Favorit
- Gandeng UMKM, Pelindo Solusi Logistik Tebar Keberkahan di Ramadan
- Nippon Paint Percantik Tampilan Ratusan Gerobak UMKM