Ewindo Siapkan Proyek Pengembangan Hortikultura di Temanggung

jpnn.com, JAKARTA - PT East West Seed Indonesia (Ewindo) segera menindaklanjuti kebijakan pengembangan hortikultura dari Kementerian Pertanian (Kementan).
"Kami sudah menyiapkan teknologi, tenaga pendamping dan varietas unggul berkualitas benih sayuran yang siap dikembangkan dan dibudidayakan petani," kata Managing Director Ewindo Glenn Pardede dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu (5/9).
Menurut Glenn, melalui kerjasama dengan Direktorat Jenderal Hortikultura akan dilakukan pembinaan dan pendampingan bagi petani di sentra pangan (food estate) yang untuk inisiasi awal berlokasi di Temanggung, Jawa Tengah, sebagai proyek contoh.
"Polanya petani kita ajak memproduksi benih unggul berkualitas yang hasilnya akan kami serap sehingga petani akan mendapat banyak manfaat," kata Glenn.
Varietas unggul berkualitas tinggi yang telah disiapkan, seperti cabai rawit dengan alokasi target produksi benih di proyek contoh sebanyak 500 kilogram dan lahan sekitar dua hektar dengan rencana pengembangan 15 hektar.
"Varietas tersebut adalah hasil penelitian dan pengembangan yang menggunakan teknologi tinggi yang dilakukan oleh para pemulia tanaman terbaik perusahaan," jelas Glenn.
Terkait dengan tenaga pendamping petani, Glenn mengatakan telah menyiapkan tim yang memiliki pengetahuan dan pengalaman di budidaya tanaman.
"Para pendamping petani ini rata-rata telah memiliki pengalaman selama belasan tahun di lapangan dan akan selalu mendampingi petani mulai dari pengolahan lahan, penyiapan benih, pemeliharaan tanaman, teknologi pascapanen hingga nanti hasil panen diserap," jelas Glenn.
Ewindo menyiapkan pola pada proyek percontohannya di Temanggung dalam upaya pembinaan dan pendampingan bagi petani di sentra pangan.
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah