ExxonMobil Jadi Mitra Strategis Industri Pertambangan

ExxonMobil Jadi Mitra Strategis Industri Pertambangan
ExxonMobil juga berpartisipasi di Indonesia Mining Outlook 2025, untuk memperkuat posisinya sebagai mitra strategis bagi industri pertambangan. Foto dok. ExxonMobil

jpnn.com - JAKARTA - Indonesia merupakan salah satu produsen batu bara terbesar dunia yang menyumbang 440,85 juta ton ke pasar global, dengan China dan India sebagai pasar utama.

Selain itu, Indonesia juga mendominasi pasokan 54% nikel dunia serta memiliki cadangan signifikan untuk mineral kritis dan strategis seperti timah, bauksit, emas, dan tembaga.

Kekayaan mineral tersebut tidak hanya menjadi fondasi ekonomi nasional, tetapi juga pendorong utama teknologi energi bersih, termasuk baterai kendaraan listrik (EV) dan sistem penyimpanan energi terbarukan.

"Kami terus meningkatkan posisi sebagai mitra strategis industri pertambangan dalam menghadapi tantangan operasional dan mencapai efisiensi," kata Business Development Commercial Lubricants PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI), FX Yanto, Jumat (28/2).

Dia menjelaskan dengan solusi pelumasan canggih, ExxonMobil berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan memperpanjang usia peralatan. Hal itu untuk mendukung keberlanjutan operasional industri melalui pengelolaan biaya perawatan yang lebih efisien.

"Produk pelumas kami dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional, dan mengoptimalkan produktivitas," ujarnya.

Salah satu produk unggulannya adalah Mobilgrease XHP 462 Moly, gemuk litium kompleks yang diformulasikan khusus untuk aplikasi berat dan kondisi operasional ekstrem. Selain itu, Mobil DTE 10 Excel Series, pelumas hidrolik, untuk mengurangi gesekan dan meningkatkan efisiensi energi hingga 6%.

Yanto menyebutkan, perusahaannya memiliki pengalaman lebih dari 125 tahun di Indonesia dalam menghadirkan produk pelumas kelas dunia.

ExxonMobil memperkuat posisinya dengan menjadi mitra srategis industri pertambangan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News