Fadli: Banyak Lembaga Survei Merangkap Konsultan, Dibayar, Diam-Diam jadi Predator
Kamis, 21 Maret 2019 – 21:31 WIB

Fadli Zon. Foto: Ricardo/JPNN.com
“Mungkin kalau dulu ada dominasi informasi dari media mainstream misalnya televisi atau koran yang memang menjadi sumber informasi primer, maka sekarang ini media sosial bisa menjadi informasi alternatif yang luar biasa dengan cepat,” katanya.
Menurut dia, inilah informasi asimetris yang membuat orang-orang atau voters itu mempunyai pilihan-pilihan informasi-informasi yang mereka sudah ambil sendiri. “Saya kira harus ada evaluasi total terhadap metodologi ini,” ujarnya. (boy/jpnn)
Lembaga survei yang dimaksud Fadli Zon lembaga survei yang dia maksud itu bukan lagi menciptakan suatu gambaran publik, tetapi apa yang diharapkan oleh yang membayarnya.
Redaktur & Reporter : Boy
BERITA TERKAIT
- Jadi Ketua Dewan Pembina PARFI '56, Fadli Zon Sampaikan Komitmen untuk Industri Film
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Evaluasi Semester I Pemerintahan Prabowo – Gibran, Panca Pratama: Publik Merasa Puas
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI
- Civil Society For Police Watch Merilis Hasil Survei Tentang Urgensi Digitalisasi Kepolisian, Hasilnya?
- Di Hong Kong, Fadli Zon Banggakan Film Nasional kian Mengglobal