Fadli Zon Ajak Parlemen Dunia Kompak Atasi Ketimpangan

“Sebab korupsi telah meminggirkan rakyat dari proses pengambilan kebijakan yang adil dan demokratis, yang kemudian berakibat pada terabaikannya hak-hak dasar mereka,” tegasnya.
Fadli menambahkan, selama masih ada korupsi maka tak akan pernah ada kesetaraan. Itu pula sebabnya Fadli melalui GOPAC mengajak seluruh anggota parlemen di dunia untuk bersama-sama memerangi korupsi sebagai usaha mengatasi ketimpangan.
"Dalam posisi sebagai pembuat undang-undang, pengawas pemerintah, dan bagian dari pengontrol anggaran, anggota parlemen memainkan peran penting dalam gerakan pemberantasan korupsi untuk mereduksi ketimpangan. Hanya dengan pembangunan tanpa korupsilah kesetaraan dan keadilan bisa dicapai,” cetusnya.
Selain Fadli, DPR juga mengirim sejumlah wakil rakyat dalam Sidang Tahunan IPU ke-136. antara lain Nurhayati Ali Assegaf (Fraksi Partai Demokrat), Evita Nursanty dan Irine Yusiana Roba Putri (Fraksi PDIP), Anthon Sihombing (Golkar), Andi Irawan Darmawan Aras (Gerindra), serta Ferry Kase (Hanura).(ara/jpnn)
Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengangkat isu ketimpangan dalam Sidang Tahunan Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-136 di Dhaka, Bangladesh yang berlangsung
Redaktur & Reporter : Antoni
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Jadi Ketua Dewan Pembina PARFI '56, Fadli Zon Sampaikan Komitmen untuk Industri Film
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Aksi Tolak RUU TNI Masih Berlangsung, Sejumlah Pedemo Dibawa Sukarelawan Medis
- RUU TNI Disahkan Jadi UU, Sekjen KOPI Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan yang Mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa