Fadli Zon Ngebet Debat Lawan Pak Luhut soal Kegagalan Jokowi

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku ingin berdebat dengan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut B Panjaitan. Keinginan Fadli itu sebagai respons atas rencana Luhut yang akan menyamperi pihak-pihak yang selama ini menyebut pemerintahan Presiden Joko Widodo telah gagal.
“Enggak usah disamperi, kita debat aja. Bikin debat terbuka," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/4).
Wakil ketua umum Partai Gerindra itu mengaku telah mengeluarkan buku berjudul 100 Hari Jokowi-JK. Isinya adalah janji-janji Jokowi yang belum tercapai.
Fadli pun menantang Luhut untuk mengulas satu per satu janji Jokowi yang belum tercapai. "Buku itu berisi janji-janji Pak Jokowi pada masa kampanye yang tertulis maupun terucap di berbagai kesempatan. Mari kita bedah janji-janji tersebut," ucapnya.
Lebih lanjut Fadli mencontohkan janji Jokowi untuk membawa Pertamina mengalahkan Petronas, memberantas mafia energi, menuntaskan krisis pangan, menyediakan pupuk murah bag petani, hingga penghapusan ujian nasional. "Faktanya, sampai hari ini masih ada tuh ujian nasional," sambungnya.
Meski demikian, orang dekat Prabowo Subianto itu tetap mengakui beberapa keberhasilan pemerintahan saat ini. Hanya saja, kata Fadli, masyarakat juga mencatat dan merasakan kegagalan Jokowi.
"Kita adu saja datanya. Mana yang berhasil mana yang tidak. Saya sih siap sekali (berdebat lawan Luhut, red),” pungkasnya.(aim/JPC)
Wakil Ketua DPR Fadli Zon menantang Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan untuk mengulas satu per satu janji kampanye Presiden Joko Widodo yang tak tercapai.
Redaktur & Reporter : Antoni
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Pengamat Politik Sebut Wajar Jokowi Diunggulkan Jadi Ketua Wantimpres RI
- Hasil Survei Rumah Politik Indonesia: Mayoritas Publik Menilai Jokowi Layak Jadi Ketua Wantimpres RI