Fadli Zon: Prabowo Negarawan, Tidak Terpancing Tudingan Jokowi

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto sebagai negarawan tidak mau terpancing membalas tudingan capres nomor urut 01, Joko Widodo, yang menyinggung kepemilikan lahan dalam jumlah besar saat debat capres tahap kedua pada Minggu (17/2).
Menurutnya, Prabowo menahan diri, bahkan hanya bicara hal yang bersifat substantif. Fadli menilai ini berbeda dengan Jokowi.
Menurut dia, dalam debat Jokowi lebih banyak mengumbar angka. Namun, kata Fadli, sebagian besar angka yang disampaikan Jokowi itu salah, ngawur, dan belakangan dikoreksi.
Fadli mencatat setidaknya ada sembilan data angka yang fatal. Dia mencontohkan soal klaim kebakaran hutan dan lahan, langsung dikoreksi oleh sebuah lembaga pemerhati lingkungan. Selain itu, soal data produksi sawit, impor jagung, impor beras dan lainnya.
BACA JUGA: Pak Jokowi Sudah Biasa Dihina, Toh Rakyat Tetap Memilihnya
“Ini juga harus menjadi catatan, bagaimana etikanya ketika seorang paslon seenaknya mengungkapkan angka yang tidak terverifikasi. Apakah data yang disampaikan termasuk kekeliruan yang dapat dimaklumi atau bagian dari hoaks,” ujar Fadli dalam diskusi Batasan Norma Debat Capres di Media Center DPR KOmpleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/2).
Menurut Fadli, perlu ada kajian ke arah sana. Dia menegaskan, kalau satu dua kesalahan, masih wajar, tetapi kalau kesalahannya sangat masif dan dari sejumlah data yang disampaikan itu ada yang abal-abal, berarti termasuk katagori bohong.
“Bukan lagi kekeliruan teknis terhadap pengutipan sebuah data,” ungkap anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga Uno atau BPN Prabowo – Sandi, itu.
Prabowo Subianto sebagai negarawan tidak mau terpancing membalas tudingan capres nomor urut 01, Joko Widodo, yang menyinggung kepemilikan lahan dalam jumlah besar saat debat capres tahap kedua pada Minggu (17/2).
- Simak Penilaian Gibran tentang Didit Prabowo, Begini
- Lihat yang Dilakukan Gibran saat Mudik ke Solo, Paten!
- Pak Luhut Sudah ke Rumah Jokowi di Hari Pertama, Ada Kompol Syarif
- Jadi Ketua Dewan Pembina PARFI '56, Fadli Zon Sampaikan Komitmen untuk Industri Film
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak