Fadli Zon Tanggapi Pernyataan Kubu Jokowi soal Bukti Gugatan ke MK

jpnn.com, JAKARTA - Prabowo Subianto – Sandiaga Uno akhirnya menempuh langkah konstitusional dengan mengajukan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum di Mahkamah Konstitusi (MK).
Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandi, Fadli Zon meyakini mereka punya argumentasi yang kukuh dalam mengajukan gugatan. Bahkan, dia menegaskan, pihaknya memiliki bukti yang kuat soal dugaan terjadinya kecurangan terstruktur, sistematis dan masif.
“Kalau itu saya kira nanti diserahkan saja ke tim yang mengurusi. Saya kira mereka memang ahli-ahli hukum yang mengenal, dan mengetahui, mendalami persoalan-persoalan bersifat konstitusional. Saya yakin atas dasar pertimbangan yang kuat,” ujar Fadli di gedung DPR, Jakarta, Senin (27/5).
Fadli pun menepis anggapan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin bahwa Prabowo – Sandi tidak punya bukti kuat mengajukan gugatan. “Saya kira itu domain MK untuk melakukan judgement,” ujarnya.
BACA JUGA: Fadli Zon Minta Mustafa Nahrawardaya dan Ahmad Dhani Dibebaskan
Menurut Fadli, bukti awal itu sebagai pengantar untuk masuk melaporkan. Karena itu, ujar dia, nanti akan disertakan dengan bukti yang menunjang pengantar tersebut.
“Saya yakin bahwa memang semuanya sudah melalui satu pertimbangan untuk membangun argumentasi yang kukuh untuk membuktikan apa yang disampaikan pada pelaporan itu,” katanya.
Prabowo Subianto – Sandiaga Uno akhirnya menempuh langkah konstitusional dengan mengajukan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum di
- Jadi Ketua Dewan Pembina PARFI '56, Fadli Zon Sampaikan Komitmen untuk Industri Film
- MK Putuskan Caleg Tidak Boleh Mundur Demi Pilkada, Tidak Ada Lagi Fenomena Borong Jabatan Politik
- Keputusan MK Bahwa Caleg Tak Boleh Mundur Demi Pilkada Memutus Akal-akalan Parpol
- Demi Ekosistem Musik, Gerakan Satu Visi Ajukan Uji Materiel Pasal UU Hak Cipta ke MK
- Di Hong Kong, Fadli Zon Banggakan Film Nasional kian Mengglobal
- Hong Kong International FILMART 2025, Fadli Zon: Saatnya Indonesia Jadi Pemain Utama