Fakta Mencengangkan Kasus Begal Motor Ojol yang Viral di Medsos

jpnn.com, JAKARTA - Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto mengungkap alasan dua pria berinsial M (26) dan S (20) membegal pengemudi ojek online di Lampu Merah Tugu Tani, Jalan Arif Rachman, Menteng, Jakarta Pusat.
Adapun kedua pelaku tersebut sudah berulang kali melakukan aksi tak terpuji tersebut di daerah Bekasi, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
"Mereka bukan semata memenuhi kebutuhan hidup jadi mereka melakukan tindak pidana untuk memenuhi kebutuhan akan narkoba," kata Setyo di Jakarta, Selasa (25/5).
Setyo menjelaskan bahwa pelaku menggunakan uang hasil begal untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu.
"Sewaktu ditangkap mereka positif narkoba," ujar Setyo.
Selain itu, polisi juga masih memburu pelaku lainnya berinisial B yang berperan sebagai penadah hasil begal.
"DPO yang juga penadah diduga sebagai bandar narkoba. Ada bukti chatnya. Setiap kejahatan (yang dilakukan pelaku) bukan (untuk) memenuhi kebutuhan ekonomi tetapi narkoba," ujar Setyo.
Adapun saat ini M dan S sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat.
Polisi mengungkap alasan dua pria berinsial M (26) dan S (20) membegal pengemudi ojek online di Lampu Merah Tugu Tani, Jalan Arif Rachman, Menteng, Jakarta Pusat, simak selengkapnya.
- Soal Ojol dapat BHR Rp 50 Ribu, Wamenaker Merespons Begini, Keras
- OW Ditangkap di Bandara saat Bawa 186 Paket Ganja
- ASN Ini Masuk Sel Setelah Ditangkap Saat Mengambil Paket Sabu-Sabu
- Irjen Herry Minta Kendaraan Masuk Riau via Pelabuhan Buton Diperiksa Ketat, Ada Apa?
- Menjelang Lebaran, Pak OSO & Kader Hanura Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga
- 44 Mitra Ojol di Jateng Kaget Cuma Dapat BHR Rp 50 Ribu