FBI Bakal Bantu Merpati Tarik uang Dari Perusahaan Bangkrut
Jumat, 14 September 2012 – 00:42 WIB

FBI Bakal Bantu Merpati Tarik uang Dari Perusahaan Bangkrut
JAKARTA - Merpati Nusantara Airlines (MNA) tak mau uang sewa pesawat sebesar USD 1 juta yang sudah dibayarkan ke Thirdtone Aircraft Leasing Group (TALG) di Washington DC pada 2006 lenyap tanpa bekas. Karenanya MNA terus berupaya mengembalikan uang itu dengan berbagai cara. "Kami berusaha menanyakan kepada lessor (TALG), kenapa nggak datang. Akhirnya ada surat mereka mau mengganti pesawat dengan harga lebih tinggi. Kami jadi tidak percaya dan menolak dengan meminta security deposit dikembalikan," ucap Ferdinand.
Pada persidangan dugaan korupsi penyewaan pesawat dengan terdakwa mantan Dirut Merpati, Hotasi Nababan dan mantan anak buahnya, Tony Sudjiarto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (13/9) malam, saksi yang dihadirkan membeber upaya yang dilakukan perusahaan plat merah itu untuk menarik uang dari TALG beserta bunganya. Saksi yang dihadirkan adalah mantan manajer kontrak MNA, Ferdinand Kennedy.
Ferdinand mengatakan, dirinya pertama kali tahu bahwa pesawat yang disewa Merpati dari TALG tak jadi datang pada 5 Januari 2007. Sebab, 5 Januari 2007 itu adalah tanggal pengiriman dua unit peswat yang disewa MNA, yakni Boeing 737-400 dan 737-500.
Baca Juga:
JAKARTA - Merpati Nusantara Airlines (MNA) tak mau uang sewa pesawat sebesar USD 1 juta yang sudah dibayarkan ke Thirdtone Aircraft Leasing Group
BERITA TERKAIT
- Menteri Trenggono Sebut Kasus Pagar Laut di Tangerang Dilimpahkan ke Bareskrim
- Polisi Sudah Antisipasi Titik Kepadatan Kendaraan Selama Ramadan di Jakarta
- Pelajar Indonesia Raih Prestasi Gemilang dalam Ujian Cambridge International
- Berkontribusi Menekan Prevalensi Penyakit Kronis, Prodia Gelar Seminar Dokter Nasional
- Oneject Indonesia Luncurkan Mesin Hemodialisa & Kantong Cuci Darah, Menkes Bilang Begini
- Pemkot Sukabumi Tak Izinkan Kegiatan Pasar Kaget Selama Ramadan